Minggu, 07 April 2013

Ada Apa Dengan Si Pak Subur??


Sebenarnya saya rada males buat ikut-ikutan ngomongin masalah si pak Subur ini, tapi mau ga mau saya harus ngejelasin melalui blog ini. Berhubung saat ini hampir semua teman, saudara atau bahkan siapapun yang saya temuin di hari itu pasti punya pertanyaan yang sama mengenai gosip yang beredar tentang pak Subur itu. Okelah kita mulai aja kronologis awalnya kenapa akhirnya saya bisa kenal dengan dia:
Sekitar tahun 2002, pertama kali saya ketemu dengan dia ketika saya sedang meeting dengan client untuk show di daerah, kebetulan saja dia sedang bersama dengan istrinya di cafe tempat saya meeting di mall Citraland. Tiba-tiba saja dia menghampiri saya dan mengajak berkenalan, dan seperti biasa saat itu saya didampingi oleh mama saya yang juga selaku manager saya. 

Beberapa hari kemudian, istrinya menelefon saya dan meminta saya untuk bertamu kerumahnya, dan karena saat itu saya sedang sangat sibuk dengan jadwal shooting, otomatis saya menolaknya dengan halus dan mengatakan saya sedang sibuk. Lagipula saya merasa saya tidak terlalu mengenal dia, agak aneh jika saya bertamu dan tidak punya urusan apa-apa.

Mungkin karena merasa tidak berhasil mengundang saya, dia meminta mas Adi Bing Slamet untuk mengundang saya lagi. Mas Adi kemudian menelefon saya dan mengajak saya untuk bertamu ke tempat pak Subur itu, apalagi katanya mereka berniat untuk membuat film layar lebar. Tapi karena saya masih sibuk saya tetap tidak datang, ada sekitar dua kali mas Adi menelefon saya dan mengajak saya untuk datang kesana.

Selang beberapa minggu kemudian, mas Septian Dwi Cahyo pun menelefon saya dan mengajak saya untuk bertamu kerumah pak Subur itu, dengan alasan yang sama katanya perintah dari pak Subur, dan pada saat itu pun dengan alasan yang sama saya masih tetap tidak bisa datang. Akhirnya saya mendapatkan telefon dari om Kusno Sudarwaji yang saat ini sudah Almarhum. Om Kusno ini adalah senior saya di dunia perfilman, karena saya sangat menghormati dan menghargai om Kusno akhirnya saya menyempatkan untuk datang, apalagi saya mulai merasa tidak enak jika menjadi terkesan sombong, berulang kali ditelefon kok tidak mau datang, dan terlebih lagi saya pikir katanya pak Subur ini punya rumah produksi yang bernama Paesindo dan akan memproduksi film layar lebar dan sinetron.

Jadi yang ingin saya jelaskan disini adalah, saya bukanlah muridnya pak Subur, melainkan memang beberapa kali datang karena saya pikir akan ngomongin pekerjaan, karena pak Subur itu punya rumah produksi, dan belakangan saya baru menyadari kalau ternyata memang dia sering mengundang artis yang sedang naik (hmm.. kata-kata ini emang rada geer sih, tapi memang tahun itu saya memang lagi sibuk-sibuknya shooting hehehe...) ok kita lanjut lagi ya... yah mungkin dia memang sengaja mengundang artis-artis yang sedang naik supaya tamunya semakin banyak kali ya. Jadi enggak benar kalau kedatangan saya kesana karena mau nutut ilmu atau apalah, karena kalau mau belajar mending ke sekolah aja atau kalau ilmu agama mending belajar sama Ustadz ataupun Kiai orang yang lebih mengerti soal agama.

Karena saya pikir dia pernah beberapa kali mengundang saya, masa ketika saya ulang tahun saya tidak mengundang dia juga, karena saya dulu sempat berfiki dia baik dan belum terlalu mengenal pribadinya. 

Sedangkan gosip yang pernah beredar kalau dia pernah ngelamar saya, dia tidak pernah membicarakannya langsung ke saya ataupun orang tua saya. Tapi kalau dia ngomongin hal itu ke orang lain ya saya enggak tau dan enggak mau tau juga. Enggak penting juga bagi saya. lagian kejadian itu udah lama banget, kenapa nama saya harus disangkut-sangkutin sekarang, karena sudah lama sekali saya tidak mau tau tentang dia karena toh ternyata dia tidak jadi produksi layar lebarnya atau pun sinetron seperti yang dia pernah bicarakan ke saya. 

Seperti yang saya bilang tadi kalau saya males banget mau bicarain hal ini, tapi saya terpaksa meluruskannya. karena sudah semakin simpang siur. Semoga semua sahabat dan saudara saya yang membacanya bisa memahami ...
terimakasih sudah mau membaca blog ini.. Good luck! 





10 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Ayo mbak,nulis yg banyak lg di blog ini. Tentang apa aja deh. I'll follow u...

    BalasHapus
  3. oo, saya kirain mbak muridnya si subur yang sering dibicarakan itu, ternyata bukan. Bagus deh mbak

    BalasHapus
  4. @joe gideon: makasih ya.. semoga aku bisa sering nulis di blog ini

    @boby Ramadhan: ga dong, makasih ya :)

    BalasHapus
  5. bagus mba, lebih baik menjelaskan sesuatu dengan jelas biar g ada gosip.blog jg bisa jd media yang pas. Salam Blogger kalimantan timur Script blogger

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. mba sering2 nulis diblog ini sekitar dunia entertain jadi biar bnyak orang tahu manis pahitnya artis.jadi tahu kalau jadi artis g cuma sekedar famous atau gossip aja.
    good job dech.

    BalasHapus
  8. Mba lia salam kenal dari http://nurhasanblogger.blogspot.com mampir dong disini

    BalasHapus
  9. memang dasar eyang subur itu gak tau malu udah tua padahal,, memang urat malunya udah terputus kali ya hahaha :D

    BalasHapus
  10. semoga mbak lia di beri kesabaran ya,salam kenal mbak...

    BalasHapus